Cerita dari Thailand (3): Mau Oleh-Oleh dari Thailand? Wajibkan Belanja di Chatuchak Market

ca1-1024x680 Cerita dari Thailand (3): Mau Oleh-Oleh dari Thailand? Wajibkan Belanja di Chatuchak Market
Aneka gelang yang dijual di Chatuchak Weekend Market, Bangkok, Thailand.

Memasukkan Chatuchak Weekend Market ke dalam daftar destinasi wisata ketika berkunjung ke Bangkok, Thailand, adalah hal yang wajib. Tak hanya karena di pasar ini menjual segala jenis barang yang cocok untuk dijadikan oleh-oleh, tetapi juga banderolan harga aneka barang di sana bikin gelap mata. Bagaimana tidak kalap kalau dengan uang Rp100.000 kamu bisa belanja tas sekaligus kaos yang lucu-lucu. Belum lagi sovenir yang unik nan murah meriah bak kacang goreng.

“Jaga dompetnya baik-baik ya, kakak,” ujar mbak Azizah, kawan seperjalanan sebelum kami berangkat ke Chatuchak saat kami ke Bangkok, Thailand, pada medio 2014 lalu.

Ya, kami bertiga sudah paham apa itu artinya. Bukan hanya wujud fisik dompet yang mesti dijaga baik-baik karena kami akan pergi ke keramaian dengan banyak orang, tapi isi kantong-lah yang paling penting untuk dipegang. Apalagi kalau bukan supaya kami tak kalap memborong di pusat perbelanjaan paling terkenal di Negeri Gajah Putih ini.

Pasar ini terletak di Kamphaeng Phet 2 Road, Chatuchak, Bangkok, dan memiliki luas mencapai 27 are. Tempat ini terdiri dari 27 blok yang terbagi dalam sembilan jenis barang dagangan. Antara lain, makanan, minuman, pakaian, furnitur, buku, tumbuhan, dan dekorasi rumah. Jika kamu ingin membeli oleh-oleh untuk orang-orang terdekat di kampung halaman, maka di sini lah tempat yang tepat untuk berburu sovenir khas Thailand.

ca1-1024x680 Cerita dari Thailand (3): Mau Oleh-Oleh dari Thailand? Wajibkan Belanja di Chatuchak Market
Aneka tas yang dijual di Chatuchak Weekend Market, Bangkok, Thailand.

Chatuchak buka dari Sabtu hingga Senin dan tutup pada Selasa. Pasar ini juga bisa dicapai dengan berbagai transportasi umum. Seperti skytrain BTS turun di Stasiun Mo Chit lalu keluar di exit nomor 1. Bisa juga kamu naik MRT tujuan Stasiun Chatuchak Park keluar di exit nomor 1. Jika tak ingin berepot ria kamu bisa memilih taksi, bus, atau vans.

Konon pasar murah ini sudah ada sejak 60 tahun lalu, tepatnya 1942. Perdana Menteri Thailand saat itu, Jompol Por Pibulsongkraam, memiliki kebijakan setiap provinsi harus mempunyai pasar tersendiri. Setelah berpindah tempat dari Sanam Chai lalu ke Sanam Luang, pasar tersebut menempati kawasan Chatuchak hingga sekarang.

Ada baiknya kamu meminta peta Chatuchak Market terlebih dahulu di kantor pasar itu agar kamu enggak tersesat. Selain itu, peta belanja itu bisa mempermudah kamu untuk membeli barang-barang yang kamu inginkan. Apalagi mengingat pasar ini luasnya minta ampun plus agar tak terlalu menghabiskan banyak waktu lantaran berputar-putar enggak jelas seperti kami, hahaha.

Di samping itu, supaya enggak terlampau khilaf alangkah lebih baik kita mencatat barang apa saja yang hendak dibeli berikut jumlah serta dana maksimal yang harus dikeluarkan. Seperti halnya pasar tradisional di Indonesia, di tempat ini kita boleh menawar sampai harga terendah. Namun, ada beberapa toko dan kios yang memberi harga pas untuk barang jualan mereka.

ca1-1024x680 Cerita dari Thailand (3): Mau Oleh-Oleh dari Thailand? Wajibkan Belanja di Chatuchak Market
Pelukis di Chatuchak Weekend Market, Bangkok, Thailand.

“Aduh ini kok lucu seh dompetnya, yang ini juga. Sama yang ini bagus mana ya,” kata mbak Lia.

Di antara kami bertiga jelas mbak Lia yang paling heboh di pasar ini. Kami pun mafhum dengan ibu yang sudah dikaruniai tiga anak itu. Apalagi kalau bukan membeli berbagai barang untuk dijadikan buah tangan. Baik untuk ketiga buah hatinya, orang tua, mertua, tetangga hingga rekan kerja. Tapi, kami jadi bisa menitip mbak Lia untuk membawa pulang barang belanjaan kami. Emak gaul satu ini harus pulang lebih dulu ke Tanah Air sementara saya dan mbak Azizah memilih transit lebih dulu ke Singapura. Selain itu, tas ransel kami yang tak seberapa besar ini sudah tak muat untuk dimasuki barang, hahaha.

Dari hasil hunting sehari itu, setidaknya kami menemukan apa yang oleh-oleh yang pas untuk dibawa pulang. Kaos misalnya dijual dengan harga mulai dari 50 baht sampai 250 baht tergantung ukuran, bahan, dan desain. Sedangkan tas kain kanvas khas Thailand dibanderol mulai 45 baht. Jika tas itu lebih resmi mulai dari 150 baht.

ca1-1024x680 Cerita dari Thailand (3): Mau Oleh-Oleh dari Thailand? Wajibkan Belanja di Chatuchak Market
Suasana di salah satu blok di Chatuchak Weekend Market, Bangkok, Thailand.

Dompet lucu yang berhiaskan gambar gajah juga bisa kita dapatkan di sini. Standar harga yang ditawarkan 100 baht untuk 4 dompet. Tak jarang mereka menjual dompet ini secara ecer mulai dari 10 baht. Aksesoris seperti gelang, cincin, dan kalung, juga bertebaran. Soal harga jelas bisa dikompromikan. Biasanya kita akan ditawari 100 baht untuk 3 item. Tapi, untuk gelang dari batu berwarna-warni lebih mahal lagi.

Gantungan kunci seakan menjadi buah tangan wajib yang harus dibawa pulang. Harga yang ditawarkan masing-masing penjual juga bervariasi. Misalnya untuk 1 set yang berisi 6 buah gantungan kunci dihargai 100 baht. Mini statue bergambar tuk-tuk, gajah hingga Grand Palace dijual dengan harga mulai 150 baht.

Hari sudah cukup sore saat kami mengakhiri petualang belanja ini. Selain karena isi dompet sudah berteriak minta tolong, kaki kami sudah enggak sanggup lagi diajak keluar masuk pasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *